Kendari,- Otoritas jasa keuanganKinerja perbankan di Sulawesi Tenggara menunjukkan pertumbuhan positif secara year on year (yoy) pada beberapa indikator utama. Aset, kredit, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) masing-masing tumbuh sebesar 6,14%, 12,51%, dan 3,22%.
*Kinerja Perbankan yang Solid*
Tingkat intermediasi perbankan yang tercermin dari rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 127,57% menunjukkan kinerja yang baik. Sementara itu, kualitas kredit yang tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 1,76% menunjukkan bahwa perbankan di Sulawesi Tenggara memiliki kualitas kredit yang baik.
*Portofolio DPK dan Kredit*
Portofolio DPK perbankan di Sulawesi Tenggara didominasi oleh tabungan dengan total nominal Rp 21,44 triliun atau 66% dari total DPK. Sementara itu, kredit perbankan didominasi oleh penyaluran kredit untuk tujuan konsumtif sebesar Rp 22,74 triliun atau 55,6% dari total kredit yang disalurkan.
*Sektor yang Mendominasi Penyaluran Kredit*
Penyaluran kredit di Sulawesi Tenggara didominasi oleh sektor rumah tangga sebesar 38,3% dengan nominal Rp 15,5 triliun, diikuti oleh sektor perdagangan, kepemilikan rumah, pertanian, dan pertambangan.
*Kredit UMKM*
Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) didominasi oleh segmen mikro sebesar 58,5% dengan nominal Rp 8,6 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa perbankan di Sulawesi Tenggara memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan UMKM di daerah tersebut.












